Kita lives di dunia pasti seringkali menghadapi berbagai melecehkan hidup. Just Allah secara spasial meminta segala sesuatu dan memohon pertolongan.

Anda sedang menonton: Ya allah mudahkanlah urusan kami


*
lihat foto
*

*

TRIBUNfasettoblog.com.COM - Kita kehidupan di dunia pasti seringkali menghadapi berbagai mengganggu hidup.

Sebagai hamba Allah apa lemah, kita hanya bisa berserah diri dan tuntutan pertolongan-Nya.

Karena hanya Allah secara spasial meminta segala sesuatu dan memohon pertolongan.


Salah satu bentuk komunikasi kita mencapai Allah adalah lewat doa. Start dari keluh kesah, kesulitan, dan manga semuanya just kepada Allah lah kita tuntutan kemudahan dan pertolongan.

berpengalaman juga: uang Ganti Rugi 9 field Tanah Terdampak Tol Yogyakarta-Solo di Klaten Cair, bruto Rp17 Miliar

harus baca juga: BIODATA maksimum Para Aktris pemeran Sinetron Ikatan Cinta: Andin, Elsa, Mama Rosa hingga Kiki

Berdoa juga merupakan tanda tangan bahwa kita such hamba Allah diperlukan dan mengakui bahwa hanya Allah apa berkuasa dan maha menolong.

Dalam berdoa sebenarnya noël ada politik baku, yang dimaksud here adalah mengenai inskripsi yang digunakan dalam berdoa bisa mencapai bahasa sehari-hari itupenggunaan sendiri.

Namun, ada kebiasaan yang sejak lama ada dan diajarkan melalui Nabi Muhammad SAW. Buat kondisi-kondisi tertentu dalam berdoa. Semisal doa dahulu makan, doa diambil rumah, dll.

Berikut adalah beberapa doa agar dimudahkan segala urusan kutipan dari DalamIslam.com:

*
Ilustrasi berdoa (freepik)

1. Suratnya Al kahfi ayat 10:


“Robbanaa ‘aatinaa miladunka rohmatan, wahayyi’ lanaa min amrinaa rosyadaa.”

Artinya:

“Ya Allah, berikanlah kepada kalian rahmat dari sisi-Mu, dan sempurnakanlah bagi kalian petunjuk yang lurus batin urusan kami ini.”

2. Surat Thaha ayat 25-28:

“Robbisy rohlii shodrii, Wa yassirlii amrii, Wahlul ‘uqdatan min lisaani, Yafqohuu qoulii”

Artinya:

“Ya Tuhanku, lapangkan untukku dadaku, Dan mudahkanlah untuk urusanku, dan lepaskan kekakuan dari lidahku, agar mereka dapat menjangkau mudah mengerti perkataanku.”

3. Surat Al Baqarah ayat 286:

“Robbanaa laa tuaa khidznaa innasiinaa au akhtho’na, robbanaa walaa tahmil ‘alainaa ishran kamaa hamaltahuu ‘ala al ladziina min qoblinaa, robbana walaa tuhammilnaa maa laa thoo qatalanabih, wa’ fuanna waghfirlanaa warhamnaa, anta maulana fansurnaa ‘ala al qaumilkaafiriin.

Artinya:

“Ya tuan kami, tidak Engkau hukum kita jika kalian lupa atau kami tersalah. Ya bapak kami, bukan Engkau bebankan kepada kalian beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang dahulu kami. Ya bapak kami, jangan lakukan itu Engkau pikulkan kepada kami maafkan saya yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kita terhadap kaum yang kafir.”

4. Surat Al Anbiya ayat 87:

“Laa ha illa anta subhaanaka innii kuntu min adzhalimiin.”

Artinya:

“Tidak ada bapak selain Engkau. Maha penasaran Engkau, pada kenyataannya aku adalah implisit orang-orang yang zalim.”

5. Surat Al Baqarah ayat 255

“Allahulaa ilaa ha illa huwa al hayyu al qayyum. Laa ta’khudzuhu sinatun walaa anuum. Lahuu maa fii together samaawaatii wa maa fi al ardh. Male dza al ladzi yasyfa’u ‘indahuu illa biidznih. Ya’lamu maa baina aidihim wa maa kholfahum. Wa laa yuhiithuuna bisyaiin min ‘ilmihi illa bimaa syaa. Wa si’a deets yuhu together samaawaati wa al ardh. Wa laa yauuduhuu hifdzuhumaa wa hu wa al ‘aliyyu al adzhiim.”

Artinya:

“Allah, tidak ada bapak (yang berhak disembah) melainkan Dia apa Hidup abadi lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); noel mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya what yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Seyss Allah meliputi thiên dan bumi. Dan Allah noel merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

6. Surat Al A’raf ayat 89:

”Robbanaftah bainanaa wa baina qauminaa bi al haqqi wa anta khairu al faatihiin.”

Artinya:

“Ya Tuhan, berilah keputusan antara kami dan kaum kita dengan haq (adil). Engkaulah pemasok keputusan apa sebaik-baiknya.”

7. Surat At Tahrim ayat 8:

Robbanaa atmim lanaa nuuronaa waghfirlanaa innaka ‘alaa kulli sayaiin qadiir.”

Artinya:

“Ya bapak kami, sempurnakanlah bagi kita cahaya kita dan ampunilah dosa-dosa kami. Sungguh Engkau Maha Kuasa alas segala sesuatu.”

8. Surat Al Insyirah ayat 5-6:

“Fainnama’a al ‘usriyusroo. Inna ma’a al ‘usriyusraa.”

Artinya:

“Karena sebetulnya sesudah kesulitan menyertainya ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan akun itu ada kemudahan.”

9. Doa Ashabul kahfi (Al Kahfi:10)

“Allahumma robbana hablanaa min ladunka rahmatan wa hayyi` lanaa min amrinaa rosyadaa. Yassir umuuronaa Yaa Allah, Robbi yassir wa la tu’assir fa inna taysiiro kulla ‘asiirin, ‘alaika yasiirun. Allohumma tammim bilkhoiri, birohmatika Yaa arhamarrohimiina.”

Artinya: “Yaa Allah Pembimbing lives kami, karuniakan kepada kita rahmat dari sisi Mu, dan berilah petunjuk kepada kami batin urusan kami, menjangkau segala petunjuk. Mudahkanlah urusan kami, Yaa Allah. Permudahkanlah jangan disulitkan untuk Engkaulah apa Maha memudahkan, segala apa susah adalah menyudahi bagi Mu. Yaa Allah, sempurnakanlah dengan segala kebaikan, dengan rahmat Mu. Yaa Allah, wahai yang paling mengasihani daripada segala yang mengasihani.”

10. Hasbunallah wani’mal wakil, ni’mal maulaa wa ni’ma an nashir”

Artinya:

“Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah sebaik-baik pelindung kami.”

11. “Alloohumma laasahla illaa maaja’altahu sahlaa, Wa anta taj’alul hazna, idzaa syi’ta sahlaa.”

Artinya:

“Ya Allah, noël ada kenyamanan kecuali sesuatu apa Engkau karena mudah. Dan segala nyeri dan kesulitan, bila Engkau kehendaki, pasti akan dulu lebih mudah.” (HR. Ibnu Hibban)

12. “Allahumma ashlih lii diini al ladzii huwa ishmatu amri, wa ashlih lii dunyaa al latii fii haa ma’aa syii. Wa ash lih lii akhirotii al latii fii haa ma’aa dii, waj’ali al hayatu dziyaadatan lii fii kulli kahir, waj’ali al mauta raa hatan lii min kulli syarri.”

Artinya:

“Ya Allah mohon kebaikan diatas urusan agamaku untuk itu adalah penjaga semua urusanku. Aku mohon kebaikan diatas urusan duniaku karena itu ruang angkasa hidupku. Aku mohon kebaikan di ~ urusan akhiratku karena itu angkasa kembaliku. Jadikanlah lives ini tambahan kebaikan bagiku, dan jadikanlah kematianku waktu istirahat bagiku dari segala keburukan.” (HR. Muslim)

13. Doa dikala gundah:

“Allohumma yassir wa laa tu’assir”

Artinya:

“Ya Allah mudahkanlah, jangan disukarkan”

14.

Lihat lainnya: Download Buku Siswa Kelas 1 Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2016 Pdf

“Subhaanallahil’adziim, yaa hayyu yaa qoyyum, birahmatika astaghiits.”

Artinya:

“Maha bermusim Allah apa Maha Agung. Wahai Tuhan yang Maha kehidupan lagi terus-menerus mengurus makhluk-Nya, menjangkau rahmat-Mu aku memohon pertolongan.” (HR. Abu Daud)

15. Perbanyak baca secara terpisah Istghfar

“Astaghfirullaha al adziim. Alladzii laa ilaa ha illaa huwa al hayyu al qayyuum waatuubuu illaih.”

Artinya:

“Aku meminta pengampunan kepada Allah yang noël ada bapak selain Dia apa Maha lives dan kedudukan Sendiri dan aku bertaubat kepada-Nya.”

Berdoa saja noel cukup jika noël dibarengi mencapai usaha. Mudah-mudahan mayoritas doa di atas dapat bermanfaat batin kehidupan sehari-hari.(MG_AYU ANDIRA)