Video Pengeboman mutiara Harbour di ~ masa kediktatoran dunia usai II Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=p9e8lPkB9x0

Setiap negara yang pernah menjajah Indonesia always meninggalkan pemfitnahan peninggalan sejarah, baik menyertainya peninggalan batin bentuk bangunan maupun seni dan budaya. Deviasi satu peninggalan sejarah yang akan kita bahas here merupakan peninggalan sejarah di ~ masa penjajahan Jepang, yaitu gantung Jepang apa berada di Lembang, Bandung. Bertaruh Jepang adalah salah satu hang bersejarah apa dibuat selama Perang dunia II dan dulu bagian dari sejarah Republik ini. Town Bandung merupakan deviasi satu dari tiga kantor besar di pulau Jawa dan kota Bandung yang juga menjadi ruang angkasa tawanan kediktatoran Jepang, baik Hindia-Belanda dan normal maupun roti isi daging sipil.

Anda sedang menonton: Peta masuknya jepang ke indonesia

Memasuki bertaruh Jepang kemudian memasuki ketentuan ketika nyawa manusia sama sekali noël berharga. Keangkeran sudah menunggu di gelapnya gantung yang noël dilengkapi penerangan sama sekali. Setiap lorong gua menjadi saksi diredam atas tewasnya ratusan romusha secara mengenaskan. Mereka berlaku bekerja secara sukarela oleh Jepang tidak punya adanya upah sepeserpun selama tiga lima guna membangun gantung pertahanan Jepang. Lateral itu, gantung Jepang also menjadi saksi bisu atas terbunuhnya ratusan korps Jepang sendiri apa dibantai sekutu di ~ akhir tahun 1945 pada masa di atas Perang Dunia ke II.

*

Gambar 1 bertaruh Jepang Lembang Sumber: http://www.maribayabandung.com/2014/08/goa-jepang-di-taman-hutan-rayagoa.html


Indikator


Setelah mempelajari materi ini dari mereka diharapkan dapat:

Mengenal bertaruh Jepang Lembang apa berada di utama Bandung, Jawa Barat. Berperan melestarikan gua Jepang Lembang kemudian bukti sejarah hayatnya bangsa. Memupuk cinta negara air serta bangga akan kekayaan tanah air.

*

Gambar 2 Pendudukan Jepang diatas saat penjajahan nanti Indonesia Sumber: www.sejarahpenjajahan-jepang-indonesia.com

Mengutip periset Eka Hindra (peneliti independen Jugun Ianfu Indonesia), gantung peninggalan Jepang yang terdapat di kawasan Bandung north itu dibangun saat balatentara Jepang melakukan invasi ke Bandung pada tahun 1942-1945. Jepang keuntungan tenaga merencanakan paksa warga pribumi (Romusha) sehingga noël sedikit korban apa berjatuhan selama pembuatan gantung ini. Saat Jepang menyerah terhadap tentara sekutu, bertaruh ini merupakan pertahanan terakhir tentara Jepang apa ada di utama Bandung. Lokasi ini mendesak strategis untuk pembangunan benteng pertahanan karena berada di dataran paling tinggi di atas kota Bandung. Saat itu, Jepang baru saja merebut indit Belanda (Indonesia) dari rumbai Belanda apa menyerah tidak punya syarat nanti kalah dalam pertempuran agungnya selama 8 hari dengan Kaigun Jepang di perairan lautnya Jawa diatas tanggal 8 Maret 1942.

*

Gambar 3 Penyerahan kekuatan dari Belanda nanti Jepang Sumber: http://www.kompasiana.com/

Sebagai upaya buat mempertahankan dan mengamankan kanton Bandung, baik dari hindia Belanda dan tangga serta burger sipil apa bisa sewaktu-waktu bergerak untuk menyerang Jepang, maka Jepang membuat bertaruh pertahanan. Dipilihlah daerah Lembang yang pada saat akun itu merupakan wilayah kayu dataran tinggi sehingga kapan ada musuh yang akan menyerang maka mencapai leluasa pihak Jepang become segera mengetahui dan menyerangnya mengirimkan serangan balasan.


*

Gambar 4 Pintu gantung Jepang di Taman kayu Raya djuanda Bandung Sumber: http://www.kompasiana.com/

Gua Jepang berada di wilayah kota Bandung, tepatnya di Bandung Utara, yaitu di Bukit Dago Pakar, berada di di dalam kawasan Taman hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda. Daerah ini berada di ketinggian 770-1330 di ~ permukaan laut.

*

Gambar 5 peta jalur manuver masuknya soldiers Jepang dari Asia Tenggara Sumber: http://www.pelajaran.co/peta-jalur-gerakan-jepang/

*

*

Gambar 6 atlas jalur manuvernya masuknya tentara Jepang dari Asia Tenggara Sumber: https://www.google.com/maps/

*

Gambar 7 atlas jalur wisata woods Raya djuanda Bandung Sumber: http://tahuradjuanda.jabarprov.go.id/wp-content/uploads/2015/08/Peta-Wisata.png

Berkunjung setelah Taman kayu Raya djuanda seolah kita dapat berwisata alam dan sejarah di dalam satu tempat apa sama. Tempat ini teretak noel jauh dari town Bandung tepatnya di menyiksa Dago atas, dan cantik dilengkapi melalui sarana yang cukup lengkap.

Letak Taman hutan Raya Ir. H. Djuanda berada di Kampung Pakar, Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan, diatas ketinggian antara 770 mdpl sampai 1330 mdpl. Pada tanahnya yang subur terdapat circa 2500 tipe tanaman apa terdiri dari 40 familia dan 112 spesies. Pada lima 1965, secara luas taman woods raya baru kyung 10 ha saja, namun saat ini sudah mencapai 590 ha. Kawasan ini membentang dari kawasan Pakar sampai Maribaya. Saat ini pengelolaannya dilakukan oleh melayani Kehutanan Pemda Provinsi Jawa west (sebelumnya berada under naungan membelai Perhutani).

*

Gambar 8 Objek pariwisata di Taman kayu Raya djuanda Bandung Sumber: http://www.disainrumahminimalismodern.com/2016

Objek wisata apa ada di Taman hutan Raya djuanda adalah; monumen Ir. H. Djuanda, gua jepang dan bertaruh belanda, baskom pakar, air terjun Curug Omas, waiting terjun Curug Lalay, waiting terjun Curug Dago, museum Ir. H. Djuanda, artefak kebudayaan purba apa pernah tersadar di kawasan Dago Pakar, prasasti raja Thailand, taman bermain, dan Tebing Keraton.

Cara judul Lokasi

Untuk menjelajah seluruh kayu tersebut dibutuhkan waktu circa 2-3 jam, dapat dicapai melalui Jalan Dago maupun oleh Jalan Cikutra. Semua jenis kendaran bisa ~ masuk hingga ke pintu gerbang utama. Bila menggunakan kendaraan umum Angkutan Kota hanya sampai Terminal Dago, selanjutnya bepergian diteruskan dengan kendaraan umum go jurusan Kampus Unisba dan memegang di Kordon. Dari Kordon bepergian dilanjutkan mencapai berjalan feet sejauh 500 m. Akses dari arah Utara, oleh Obyek wisata Maribaya-Lembang. Dari pintu gerbangnya ini menjadi dapat dilihat obyek wisata Curug Omas dan kemudian perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusur jalur setapak sepanjang 6 kilometres menuju setelah Pakar Dago.


Fungsi gantung Jepang

Ketika itupenggunaan telah mengunjungi gantung ini, dapat untuk kita amati bahwa bertaruh Jepang ini dibangun buat pertahanan. Gantung ini dirancang untuk memenuhi keperluan strategi autokrasi gerilya dikarenakan Jepang pada saat itu cantik memperkirakan bahwa prajurit sekutu ini adalah datang melewati jalur laut Selatan dan mendarat di tentang pantai Parangtritis. Di gantung ini juga ditemukan 18 bangunan bunker yang sebagian geram masih batin keadaan utuh. Bentuk bunker tersebut beraneka ragam dan mempunyai fungsi apa berlainan pula. Seperti contoh di antaranya ada tempat yang berfungsi such pengintaian, ruang tembak, kamarnya pertemuan, gudang, dan dapur. Ketebalan dinding rata-rata 50-70 cm, terbuat dari berwujud beton bertulang, semen, dan rock padas yang sudah tersedia di sekitarnya. Bunker-bunker tersebut dibangun saling berdekatan (30 m), dan dihubungkan dengan parit perlindungan apa berada di luar setinggi (1 m).

*

Gambar 9 Layout gantung Jepang Lembang Sumber: http://alwib.net/

Informasi Berdasarkan Layout hang Jepang Lembang

Gua Jepang di Taman woods Raya Ir. H. Djuanda memiliki empat pintu apa di dalamnya terdapat empat kamar. Ruang-ruang kamar ini dulunya dipakai oleh para panglima soldiers Jepang buat beristirahat. Ukuran hang yang cukup terlalu tinggi ditambah menjangkau lorong-lorong ventilasi udara di beberapa sudut, mengakibatkan suasana di dalam hang tidaklah pengap. Namun, lorong-lorong berbohong dan banyaknya menyundul di dalam hang tersebut tampan membingungkan bagi mereka yang pertama kali memasuki gua tersebut.

Lorong usai dua dan ketiga dibangun seperti lorong jebakan. Setelah melewati judul demi persimpangan, pengunjung bisa keluar melalui mulut hang yang berukuran lebih besar. Lorong ini silam difungsikan untuk tempat parkir dan keluar-masuk kendaraan perang. Simpangan jalan ke kiri dan ke kanan juga terlihat diatas lorong ini. Lubang gua ini dibuat dalam lintasan mendayung lurus apa memudahkan pergerakan manusia dan barang. Sebuah lorong bertaruh lain berbentuk melintang sejajar dengan jalan di dore Gua Jepang Bandung. Di sebelah kiri lorong ini terdapat lubang setinggi 1 meter yang dipergunakan such lubang pengintai.

Gua Jepang Bandung memiliki tiga buah pintu untuk masuk, apa semuanya berada di bagian dore pada jarak apa relatif dekat satu dengan apa lainnya.

*

*

Gambar 10 Pintu masuk gua Jepang Lembang Sumber: http://siapalagi.com/goa-pakar-dago-tempat-wisata-yang-menguji-keberanian/

Foto pada adalah lorong masuk gantung Jepang Bandung yang ketiga. Lorong ini cukup lebar dan tinggi sehingga mungkin dengan mudah input persenjataan berat setelah dalamnya. Simpangan jalan nanti kiri dan usai kanan juga terlihat di ~ lorong ini. Lubang gantung ini dibuat batin lintasan baris lurus yang memudahkan pergerakan human dan barang.

*

Gambar 11 Pintu-pintu hang Jepang Lembang Sumber: http://istana-wisata.blogspot.co.id/2012/02goa-jepang-dan-belanda-di-bandung.html

*

Gambar 12 Lorong gua Jepang Sumber: http://www.jalanjajanhemat.com/2012/04/goa-jepang-dan-goa-belanda-bandung/

Lorong apa terdapat pada gambar atau foto di atas merupakan sebuah lorong gua yang melintang sejajar dengan jalanan di depan Gua Jepang Bandung. Di dalam gua, tidak ada another benda tersisa dari jaman kediktatoran oleh buat memang bukan benteng pertahanan apa biasa dipasang Meriam.

Pengguna gua Jepang Lembang

Kehebatan para tentara Jepang dalam membangun sebuah strategi special di bidang pertahanan batin berperang dibuktikan melalui gantung ini. Batin keseharian, gua tersebut digunakan Jepang buat penyimpanan amunisi dan tempat menyimpan makanan, di samping sebagai tempat karena bertahan dari serangan prajurit Belanda. Selain itu, bangunan hang tersebut tambahan digunakan malalui Jepang untuk menawan atau memenjarakan negara Indonesia yang noel loyal terhadap Jepang, termasuk negara Belanda apa memang dari mulai dianggap such musuh terutama Jepang.

*

Gambar 13 Kedatangan tentara Jepang Sumber: https://edyfranjaya.wordpress.com/

Waktu Penggunaan bertaruh Jepang Lembang

Gua Jepang lembang memang noel digunakan setiap hari. Bertaruh hanya tangan kedua ketika Jepang menanggung dan juga sewaktu menghadapi tentara sekutu. Gantung tersebut lebih sering digunakan pada sekitar lima 1944-1945 menjelang bangkitnya kekuatan sekutu sehingga Jepang apa berada di wilayah Indonesia berusaha buat mempertahankan wilayahnya masing-masing. Tak hanya itu, bertaruh tersebut dijadikan pula sebagai tempat tersembunyi sekaligus perlindungan soldiers Jepang.


Pelestarian hang Jepang Lembang

Seperti yang sudah bermantel sebelumnya, gantung Jepang digunakan oleh soldiers Jepang such alat untuk mengatur strategi, pertahanan, dan sekaligus angkasa persembunyian. Namun seiring mencapai perkembangan waktu, gantung Jepang dijadikan sebagai alat untuk menarik wisatawan. Hang ini juga berfungsi seperti alat pengenalan sejarah bangsa Indonesia kepada generasi muda, sehingga cost dan semangat nasionalisme dapat ditanamkan secara terus menerus.

*

Gambar 14 Prasasti dirut Taman hutan Raya Sumber: http://fastrans.bandung-tour.com/wp-content/uploads/2016/11/Hutan-Raya-Djuanda-Bandung.jpg

Saat ini, bentuk fisik gantung Jepang masih militer sama mencapai bentuk awalnya dan cemas oleh dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat. Gantung ini dibuka untuk masyarakat umum, apa ingin mengetahui sejarah country Indonesia melalui kunjungan langsung ke objek sejrah Bandung.

Video berikut akan membawa Anda menelusuri bagian-bagian gantung Jepang secara virtual:

Video gantung Jepang lembang Bandung Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=q5efBNkcsFo


Penutup

Gua Jepang lembang mengandung berbagai pengeluaran yang antara lain adalah: (1) cost budaya, (2) biaya persatuan dan kesatuan, (3) nilai rela berkorban, (4) pengeluaran nasionalisme, dan (5) cost kemanusiaan.

Manfaat apa diperoleh setelah mempelajari informasi yang disajikan pada gantung Jepang lembang adalah bahwa itupenggunaan lebih mengetahui sejarah perjuangan negara Indonesia khususnya yang terdapat di Bandung. Selain itu, strategi batin mempertahankan negara, dan mengetahui daerah-daerah apa terdapat di Indonesia.

Lihat lainnya: Tiga Daerah Penghasil Kopi Terbesar Di Indonesia, Tetapi, 5 Daerah Penghasil Biji Kopi Terbaik Di Indonesia

Oleh untuk itu, kita harus mengenal berbagai properti budaya apa kita miliki dan start mewariskannya menjangkau cara memberikan wawasan kepada generasi penerus sejak dini, sehingga mereka dipahami berbagai ragam budaya apa ada di negeri kekasih ini. Impact lebih jauh lagi adalah bahwa generasi penerus ini menjadi memiliki perasaan bangga untuk melestarikan budaya bangsanya sebagai benda pusaka dan sekaligus juga sebagai daya tarik pariwisata.

Daftar Pustaka

tautan Terkait:

Penulis: agus Salim Chaniago Pengkaji Materi : Shalihah Sri Prabarani Pengkaji Media : Sudirman Siahaan