Perbedaan Zakat Fitrah dan Zakat Mal: Syarat dan Perhitungannya
*

Zakat merupakan penyimpangan satu dari pokok ajaran Islam yang terdapat di rukun Islam. Terdaftar bagi setiap muslim untuk mengeluarkan zakat apabila telah memenuhi syarat-syaratnya. Dalam islam ada dua types zakat, yaitu zakat fitrah dan zakat mal. Perbedaan zakat fitrah dan zakat mal wajib karena diketahui agar noel keliru batin mengamalkannya.

Anda sedang menonton: Perbedaan zakat fitrah dan mal

Salah satu hikmah atau tujuan zakat fitrah maupun zakat mal adalah untuk membantu umat Islam yang yang kesulitan dan membutuhkan pertolongan. Zakat also akan ringkas dan menyucikan harta sesuai dengan yang Allah firmankan di dalam ayat berikut:

Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, mencapai zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka dan doakanlah mereka. Pada kenyataannya doa kamu menemani itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allâh Maha mendengarkan lagi Maha mengetahui.” ( Q.S At-Taubah : 103).

Pengertian Zakat Fitrah

Zakat fitrah berasal dari bahasa arab yaitu zakat dan fitrah. Zakat memiliki arti tumbuh, bertambah, perbaikan, dan mensucikan. Sedangkan fitrah luaran arti keadaan mulai ketika manusia diciptakan. Enim zakat fitrah adalah mensucikan harta bagi setiap muslim pada times fitri, yaitu menyelesaikan berpuasa (masuk aku raya idul fitri).

Pengertian Zakat Mal

Zakat mal adalah zakat apa wajib dikeluarkan melalui seseorang apabila memiliki harta di luar kebutuhan sehari-hari emas, perak, hewan ternak dan pertanian. Kata zakat mal diambil dari bahasa arab yaitu maal apa artinya wealth atau harta, maka terlaksana zakat mal dikatakan juga sebagai zakat harta.

Baca juga: Tips gaji Zakat Online

Perbedaan Syarat Zakat Fitrah dan Zakat Mal

Zakat adalah ibadah apa wajib ditunaikan melalui kaum muslimin. Kewajiban tersebut tetapi hanya berlaku bagi siapa saja apa telah memenuhi syarat-syarat wajib dibayarkan zakat. Zakat fitrah dan zakat mal pribadi dua perbedaan syarat. Berikut merupakan perbedaannya

Syarat Zakat Fitrah

Berikut ini adalah syarat-syarat yang harus dilakukan dalam menunaikan zakat fitrah. Seluruh syarat ini harus umat Islam kronologi agar benar-benar menjalankan zakat fitrah benar dengan tuntunan Islam. 

1. Beragama Islam

Zakat fitrah diwajibkan bagi setiap kaum muslimin tanpa membeda-bedakan jenis kelamin laki-laki maupun perempuan, budak maupun merdeka, anak-anak maupun dewasa. Chapter tersebut berdasarkan hadis berikut:

Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: “Rasulullah tugas zakat fitrah kepada setiap budak atau rakyat merdeka, laki-laki maupun perempuan, anak maupun pendewasaan dari kalangan kaum muslimin.” (H.R Bukhari).

Baca juga: Perbedaan Zakat, Infak dan Sedekah

2. Memenuhi Nisab Zakat Fitrah

Nisab adalah batasan wealth atau harta apa dimiliki melalui seseorang sehingga ia diwajibkan untuk membayar zakat. Di ~ zakat fitrah nisabnya adalah seseorang apa memiliki makanan buat sehari semalam buat hari raya Idul Fitri.

Ini merupakan pendapat terkuat sebagaimana apa dikatakan oleh Imam Ahmad selama ditanya berapa nisab zakat fitrah? Beliau menjawab: “Jika itu memiliki sisa papan satu hari maka delegasi zakat.” (al-Masail Ishaq an-Naisaburi)Syarat Zakat Mal

Dalam berzakat mal atau harta, juga terdapat syarat-syarat apa menyertainya. Berikut ini adalah syarat-syarat dari zakat mal.

1. Beragama Islam

Sama halnya menjangkau zakat fitrah, setiap kaum muslimin yang terbilang mampu untuk menunaikan zakat diwajibkan untuk melaksanakannya tanpa memandang laki-laki ataupun perempuan, dari rasa atau suku mananpun.

2. Memenuhi Nisab Zakat Mal

Nisab diatas zakat mal berbeda dengan nisab zakat fitrah. Nisab pada zakat mal tergantung mencapai benda apa yang dimilikinya. Terkait menjangkau nisab zakat mal telah dijelaskan oleh Rasulullah dalam hadits berikut:

“Kalau kamu memiliki 200 dirham dan siap mengendap selama satu tahun, maka disana ada 5 dirham (untuk ditunaikan zakat) dan kamu tidak memiliki kewajiban dibayarkan zakat karena emas sampai engkau memiliki 20 dinar. Kalau kamu memiliki 20 dinar emas selama satu tahun, maka di sana ada 0,5 dinar (untuk ditunaikan zakat).” (H.R Abu Daud).

3. Harta apa Dimiliki Bukanlah Hutang

Seseorang yang diwajibkan membayar zakat mal apabila harta yang dimilikinya adalah harta merdeka miliknya sendiri ndak dari hutang. Harta tersebut tambahan harus di luar kebutuhan apa harus dipenuhi seseorang such makanan, secara spasial tinggal, kendaraan, dan alat yang digunakan untuk keperluan search nafkah.

Perbedaan Jumlah Zakat Fitrah dan Zakat Mal

Walaupun kesan sama-sama wajib, namun zakat fitrah dan zakat mal terdapat perbedaan. Penyimpangan satunya adalah pada unsur jumlah.

Jumlah Zakat Fitrah

Zakat fitrah fitrah delegasi dibayarkan melalui siapapun yang telah memenuhi syarat-syarat wajib zakat fitrah. Besaran zakat fitrah adalah satu sho’. Zakat fitrah wajib dibayar dengan memberi makan pokok, zakat fitrah noël boleh dibayarkan manfaat uang. Halaman tersebut bersadarkan sabda Nabi dari Abu Sa’id Al Khudri batin hadits berikut:

“Dahulu di zaman Nabi kami menunaikan zakat fitrah berupa satu sho’ nyata makanan, satu sho’ kurma, satu sho’ gandum atau satu sho’ kismis.” (H.R Bukhari & Muslim).

Sho’ adalah ukuran atau takaran yang used pada zaman Nabi di Madinah yang ukurannya kemiripan cakupan full telapak tangan yang digabungkan. Para ulama telah bersepakat bahwa massa satu sho’ sama dengan 3 kg. Maka dari itu diwajibkan untuk mengeluarkan zakat fitrah dengan ukuran 3 Kg, untuk berjaga-jaga boleh dilebihkan. Thừa tersebut akan terhitung seperti sedekah.

Jumlah Zakat Mal

Besaran zakat mal noël ditentukan secara merata secara persis antara tiap muslim satu dengan yang lainnya. Sanggup saja seseorang luaran kewajiban membayarkan zakat mal yang lebih geram daripada apa lainnya sebab besaran zakat mal ditentukan melalui persentase dari harta yang dimiliki. Persentasi tersebut sebesar 2,5% berdasarkan hadits berikut:

“Kalau kamu pribadi 200 dirham dan cantik mengendap selama satu tahun, maka disana ada 5 dirham (untuk ditunaikan zakat) dan kamu tidak memiliki kewajiban dibayar zakat untuk emas sampai engkau memiliki 20 dinar. Kalau kamu memiliki 20 dinar emas selama satu tahun, maka dot ada 0,5 dinar (untuk ditunaikan zakat).” (H.R Abu Daud).

 Baca juga: Cara sederhana Hitung Zakat virtual di Kalkulator Zakat Dompet Dhuafa

Kapan Harus dibayar Zakat Fitrah dan Zakat Mal?

Terdapat perbedaan zakat fitrah dan zakat mal dalam perkara waktu pembayarannya. Zakat fitrah memiliki times pembayaran paling afdhol pada saat terbitnya senja Idul Fitri hingga sebelum dilaksanakannya sholat ied. Selain itu, zakat fitrah juga bisa dibayarkan di ~ satu atau dua aku sebelum days raya idul fitrah.

Berbeda dengan zakat fitrah, zakat mal dibayarkan noel terkait dengan moon tertentu. Zakat mal dibayarkan ketika harta yang dimiliki telah menjangkau satu lima atau dikenal mencapai istilah haul dan waqtul hasaad. Artinya zakat mal wajib ditunaikan apabila harta apa melebih nisab telah saya telah melampaui satu tahun.

Siapa Saja yang Berhak penerimaan Zakat Fitrah dan Zakat Mal?

Salah satu hikmah ditunaikannya zakat adalah untuk membantu sesama kaum muslimin apa kesulitan dan butuh pertolongan. Orang yang berhak penerimaan zakat disebut also dengan mustahiq zakat. 

Zakat fitrah dan zakat mal memiliki mustahiq zakat yang berbeda-beda. Jika zakat fitrah dan zakat mal diberikan kepada orang yang salah become terhitung sebagai sedekah biasa. Berikut orang yang berhak menerima zakat fitrah dan zakat mal:

Penerima Zakat Fitrah

Zakat Fitrah delegasi dibayarkan malalui siapa saja apa mampu. Dalam jumlah besar mampu di sini adalah seseorang apa memiliki makanan buat sehari semalam pada hari raya Idul Fitri. Mustahiq zakat fitrah telah dicontohkan melalui Rasulullah di dalam hadits berikut:

Dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkomitmen zakat fitrah seperti makanan bagi people orang miskin.” (HR. Abu Daud).

Lihat lainnya: Tips Agar Melahirkan Normal Tanpa Jahitan, Https://Hellosehat

Berdasarkan hadits tersebut mungkin diambil kesimpulan bahwa noel semua kalangan penganugerahan zakat melalui Rasulullah. Hanya orang-orang dari golongan fakir dan miskin yang diperbolehkan buat menerima zakat fitrah.

Penerima Zakat Mal

Berbeda dengan zakat fitrah, zakat mal pribadi mustahiq zakat yang lebih banyak. Mustahiq zakat tersebut telah Allah sebutkan di dalam ayat berikut:

“Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah buat <1> orang-orang fakir, <2> orang-orang miskin, <3> amil zakat, <4> para mu’allaf apa dibujuk hatinya, <5> karena (memerdekakan) budak, <6> orang-orang apa terlilit utang, <7> untuk jalan Allah dan <8> untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, such suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lainnya Maha Bijaksana.” (QS. In ~ Taubah: 60)