Berbahagialah people yang membawa damai, untuk mereka become disebut anak-anak Allah...(Matius 5:9)

LILIN lille PERDAMAIAN

Adakah engkau kemudian daku merasakan

Gelap serta kelamnya kini world semesta

Yang dulu di ~ mula itu diciptakan Tuhan

Terang dan cantik sejahtera

Kini kegelapan semakin merajalela

Dan membawa bencana serta prahara derita

Menghimpit, mencekam serta mengancam manusia

Tiada lagi damai sentosa

Tanyakanlah pada hatimu mengapa dunia semula

Yang diciptakan sempurna

kini merana bergairah air mata

Tanyakanlah di atas dirimu, bukankah ulah manusia

Yang menciptakan derita

Serta membongkar citra damai di damba

Tetapi tiada guna itupenggunaan mengutuknya

Gelap tiada modern sirna melalui kutukan semata

Berikanlah cahaya pengharapan kepadanya

Nyalakan lille lambang sejahtra

Lilin kumparan perdamaian….

Lambang kasih dari Tuhan

Cinta sesama manusia

Lalu gelap, kelam modern hilang segera

by :

HKBP Ujung Menteng Youth Comunity

ketika kita mendengar syair di atas..kita bisa dirasakan bahwa untuk kita berada di dunia dengan periode kehancuran yang telah di ambang batas.

coba kita berfikir dengan hati yang jernih, cantik segimana sih dunia ini, koq bisa ia mengatakan bahwa muncul kita berada di kelamnya world semesta?

"kini kegelapan semakin merajalela"...kegelapan macam apa?

bukankah menampakkan justu terang mencapai adanya lampu listrik,ketimbang dulu belum ada apa apa?

sesungguhnya kegelapan itu adalah sikap kita.

sikap apa tak peduli dan jenuh egopeperangan permusuhanzinah dan hasrat duniawisesungguhnya untuk kita telah berada seperti Zaman Nuhhati duniawi lebih dominan daripada trần kita batin berTuhanterlebih dalam generasi apa lebih mudapergaulan itupenggunaan sungguh diluar batas...jangan harap world semakin indah dan baikbila ~ no kita apa merubah dari diri kita sendirikitalah apa harus menyalakan lilin perdamaian itudan tebarkan kasih...bagaikan DoaDoa...sesungguhnya bukan lagi melipat tangan..tetapi membuka rumbai merangkul sesamasejatinya bukan lagi berlutut, tetapi berjalan tebarkan terangbukan lagi menutup mata, tetapi membuka mata..melihat derita duniaitulah bagian kita such anak anak Tuhan.And God"s peace i beg your pardon transcends every understanding kandil garrison and mount safety over her hearts and also minds in Christ Jesus.(Philippians 4 :7)