Memberikan dan mengenakan ronde nikah menjadi salah satu tradisi kuat yang mengakar di masyarakat. Di mana Islam memandang halaman ini?


Cincin menikah atau ronde kawin menjadi salah satu simbol dari ikatan pernikahan sepasang suami dan istri. Menggunakan cincin di jari manis di atas pasangan sanggup menandakan bahwa people tersebut sudah dulu suami atau istri secara resmi.

Anda sedang menonton: Letak cincin kawin menurut islam

Bagi biakan masyarakat, mengenakan ronde kawin were lambang komitmen buat tumbuh bersama dengan pasangan. Tak langka bagi mereka apa memerhatikan, pasangan apa tiba-tiba melepas bulat kawin bisa memunculkan tanda tangan tanya. Beberapa pasangan bercerai pun ditandai dengan mulainya salah satu atau senin pasangan yang melepas ronde kawin.

Menggunakan cincin tambahan bisa dibilang were proteksi diri sendiri buat selalu berpegang teguh diatas komitmen apa telah disepakati bersama. Karenanya, kawanan pasangan yang akhirnya sepakat karena terus mengenakan ronde setiap hari.


Lalu, koknya ya Islam memandang chapter ini?

Artikel Terkait: ilham Kado Pernikahan, Pilih Sesuatu apa Sentimentil!

Syarat dan Rukun Menikah batin Islam


*

Source: Istock


Menikah menjadi salah satu ibadah apa dianjurkan batin ajaran agama Islam. Ada syarat-syarat dan rukun-rukun menikah dalam Islam.


Rukun-rukun pernikahannya tersebut antara lain:

Mempelai ataukah pengantin laki-lakiMempelai atau pengantin perempuanWali menikah dari pihak mempelai perempuanDua people saksi laki-lakiIjab kabul atau catatan serah terima

*

Selain itu, ada also syarat-syarat sah nikah di antaranya:

Beragama islamTelah akil baligh ataukah telah dewasaBukan mahram dari orang yang akan dinikahiTfasettoblog.comak sedang melaksanakan ibadah hajiMengetahui wali yang akan menikahkanTfasettoblog.comak sedang batin masa fasettoblog.comdah bagi perempuan ataukah calon istriCalon mempelai perempuan bukan istri people lain

Artikel Terkait: 5 Kondisi yang Membolehkan Terjadinya melepaskan Pernikahan dalam Islam

Menggunakan dan Memberikan ronde Nikah dalam Islam


*

Terkait dengan ronde kawin, di dalam syarat maupun rukun menikah memang tak tertulis mengenai hal tersebut. Melihat sejarah, kebiasaan tukar cincin saat menikah maupun bertunangan ini merupakan kebiasaan bangsa Eropa maupun Cina karena mengikat dua sejoli selama menjalin menghubung serius.

Ada beberapa jam tangan ulama mengenai bab ini. Ya, ada sebagian yang memperbolehkan namun ada also yang melarangnya. Keduanya memiliki dasarnya sendiri.

Pendapat Ulama yang Melarang Adanya bulat Nikah

*


Penggunaan ronde dan tradisi tukar cincin dalam pertunangan maupun pernikahan melalui sebagian ulama diharamkan. Para ulama tersebut berpendapat bahwa tradisi tersebut merupakan kebiasaan orang kafir apa tak mati ditiru malalui umat muslim. Sebagaimana ungkapan dalam hadits berikut.

Rasulullah observed bersabda,”Siapa apa meniru-niru suatu kaum maka ia tersirat golongan kaum itu.” (HR. Ahmad dan Abu Daud).

Di samping itu, penggunaan cincin emas pada laki-laki pun dilarang dalam sebuah riwayat. Berikut content dari riwayat tersebut.

“Emas dan sutra dihalalkan bagi para perempuan dari ummatku, namun diharamkan bagi para pria”. (HR. An Nasai dan Ahmad)”Barangsiapa dari umatku mengenakan emas kemudian dia mati masih dalam keadaan mengenakannya maka Allah mengharamkan baginya kuning di surga. Dan barangsiapa Dari umatku yang mengenakan sutera kemudian dia sekarat masih batin keadaan mengenakannya maka Allah mengharamkan baginya sutera di surga.” (HR. Ahmad )

Ada Ulama apa Memperbolehkan Penggunaan bulat Nikah


*

Source: Istock


Di sisi lain, ada also para ulama apa memperbolehkan penggunaan cincin dalam pernikahan. Bab ini dfasettoblog.comasarkan atas diperbolehkannya ~ diwajibkannya memberikan mahar atau mas kawin kepada pihak mempelai perempuan.

Mahar sendiri menjadi tanda tangan cinta pihak laki-laki serta bukti pihak mempelai memuliakan perempuan. Sebagaimana firman Allah SWT berikut.

وَآتُوا النِّسَاءَ صَدُقَاتِهِنَّ نِحْلَةً ۚ فَإِنْ طِبْنَ لَكُمْ عَنْ شَيْءٍ مِنْهُ نَفْسًا فَكُلُوهُ هَنِيئًا مَرِيئًا

“Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) kemudian pemberian dengan sepenuhnya kerelaan. Then jika mereka diserahterimakan kepada kamu sebagian dari maskawin akun itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian menemani itu (sebagai makanan) apa sedap another baik akibatnya.” (QS an Nisa : 4).

Ada pun bila pihak laki-laki tetap ingin mengenakan cincin kawin, bisa juga mengganti ataukah memilih jernih cincin bukan dari emas, kemudian perak atau logam lainnya.

Itulah penjabaran dan pandangan Islam mengenai cincin nikah atau cincin kawin. Semoga bermanfaat.

Lihat lainnya: Cara Lolos Interview Dan Meyakinkan Perusahaan, 27 Tips Interview Agar Sukses Hadapi Hrd


Artikel Terkait: bagaimana itu? Hukum dan Adab Menggelar resepsi Pernikahan batin Islam?

****

Source: di dalam Islam, Fimela


Baca Juga:

7 makna tambahan Bahasa riak Pria yang Kerap Dilakukan Suami, Cek di sini Bunda!

Supaya always Harmonis, Ini 10 töre Agar Tetap romantis dengan Pasangan

4 sepuluh Jalani long Distance Marriage, pernikahannya Tetap senang dan Romantis


Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama parental dan also expert di app fasettoblog.com! Tersedia di iOS dan Androfasettoblog.com.