fasettoblog.com, Jakarta Mendiang Gus Dur atau yang memiliki namu lengkap KH. Abdurrahman Wahid hingga kini masih dikenal sebagai sosok tokoh bangsa yang senantiasa cinta tanah air.

Anda sedang menonton: Kata kata gusdur yang terkenal

Ketika beliau masih hidup, pernyataannya apa terkadang lugas dan nyeleneh sering kali baru diketahui makna usai beberapa waktu kemudian. Salah satu istilah yang selalu diingat dari Gus Dur adalah " Gitu aja kok repot" .

Selain sosok ulama besar, Gus Dur mendapat julukan such bapak pluralitas Indonesia karena menjadi presiden untuk segala umat apa beragam di negara Air. Selain jabatan formal, Gus Dur telah menghasilkan banyak tulisan berupa item ataupun opini yang dimuat sejumlah media negara Air maupun mancanegara. Dari situlah banyak kata-kata quote bijak Gus Dur mengenai kehidupan, ilmu, politika dan kawanan hal lainnya apa begitu inspiratif.

Meskipun telah lama tiada, bukan berarti jasa-jasanya begitu saja dilupakan. Inskripsi quote bijak Gus Dur kerap ingin dan dijadikan motivasi. Bahkan meski suara bercanda, namun terdapat makna apa terkandung di dalamya.

Lihat lainnya: Tanda Tanda Pms Pada Wanita Ketahui, 9 Tanda Haid Yang Wajib Wanita Ketahui

Nah, penasaran bukan? karena itu berikut kami rangkum dari pemfitnahan sumber, inskripsi bijak Sindiran Lucu dari Abdurrahman Wahid ataukah lebih sering disapa Gusdur ini.

"Sabar menemani itu nggak ada batasnya, kalau ada batasnya berarti nggak sabar." -Abdurrahman Wahid

"Peran religius sesungguhnya untuk membuat orang sadar akan sebenarnya bahwa dirinya bagian dari umat manusia dan alam semesta." -Abdurrahman Wahid

"Memuliakan umat ​​manusia berarti memuliakan penciptanya. Merendahkan manusia berarti merendahkan dan menistakan penciptanya." -Abdurrahman Wahid

"Tidak penting maafkan saya agama dan sukumu, kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik karena semua manusia, maka orang noel pernah tanya what agamamu." -Abdurrahman Wahid


*

"Dalam kehidupan nyata dan dalam perjuangan yang tak mudah, kita bukan tokoh dongeng dan mitos apa gagah pengangkutan dan jenuh sifat kepahlawanan." -Abdurrahman Wahid

"Bukalah hatimu dan bertindaklah mencapai jujur." -Abdurrahman Wahid

"Dengan lelucon, kita sanggup sejenak melupakan kesulitan hidup. Mencapai humor, pikiran kita enim sehat."

"Kemajemukan harus bisa ~ diterima, tidak punya ada perbedaan." -Abdurrahman Wahid

"Tidak secara signifikan apapun agamamu ataukah sukumu, kalau kamu bisa does sesuatu yang baik untuk semua orang, orang noël pernah tanya maafkan saya agamamu." -Abdurrahman Wahid

“Orang apa masih rongseng dengan hinaan dan pujian manusia, itu masih hamba yang amatiran.” -Abdurrahman Wahid

“Allah menemani itu maha besar. Ia noël memerlukan pembuktian become kebesaran-Nya. Ia Maha Besar buat Ia ada. Apapun yang diperbuat people atas diri-Nya, sama sekali noël ada pengaruhnya atas wujud-Nya dan overhead kekuasaan-Nya.” -Abdurrahman Wahid

“Semakin ditinggikan ilmu seseorang, maka semakin tinggi toleransinya.” -Abdurrahman Wahid

“Agama mengajarkan pesan-pesan damai dan ekstremis memutarbalikannya. Kita butuh Islam ramah, ~ no Islam marah.” Kita butuh Islam ramah, bukan Islam marah.” -Abdurrahman Wahid

“Perbedaan menyertainya fitrah. Dan ia harus diletakkan di dalam prinsip kemanusiaan universal.” -Abdurrahman Wahid

“Islam itu mendatangi bukan karena mengubah biakan leluhur kita enim budaya Arab. Bukan buat ‘aku’ dulu ‘ana’, ‘sampeyan’ memanggang ‘antum’, ‘sedulur’ enim ‘akhi’. Kita pertahanan milik kita. Itupenggunaan harus serap ajarannya, nukan budaya Arabnya.” -Abdurrahman Wahid

“Islam di Indonesia itu timbul dari kurung kebudayaan. Jika menyertainya dihilangkan, maka peluang ada dua, yaitu pertama kebudayaan ini adalah mati, detik Islam ini adalah hancur. Berita saya, jadilah pemikir apa sehat.” -Abdurrahman Wahid

“Berkat perbedaan, semuanya enim terang benderang.” -Abdurrahman Wahid

“Dari sudut agama, saya ingin mengingatkan, agar ketidaksenangan untuk kita terhadap seseorang atau suatu kaum jangan sampai menyebabkan kita berlaku noël adil dalam memutuskan sesuatu.” -Abdurrahman Wahid

 

 


*

“Esensi Islam noël terletak diatas pakaian yang dikenakan, melainkan pada kahlak yang dilaksanakan.” -Abdurrahman Wahid

“Rentenir memang does kerja manipulatif, untuk ia mengambil benefit dari penderitaan people lain. Sementara Tuhan noel memanipulasikan apa-apa. Apa diberikan-Nya hanyalah hayatnya itu sendiri. Terserah mau diapakan melalui manusia, dijadikan ajang pengrusakan, ayau laha penyejahteraan hidup.” -Abdurrahman Wahid

“Jika kita saya baik-baik saja muslim terhormat, maka kita become berpuasa menjangkau menghormati people yang noël berpuasa.” -Abdurrahman Wahid

“Jika kamu benci orang untuk dia noël bisa kata sandi Al-Quran, berarti yang kamu pertuhankan itu bukan Allah, tapi Al-Quran. Jika kamu memusuhi orang apa berbeda agama dengan kamu, berarti apa kamu pertuhankan itu bukan Allah, tapi Agama. Jika kamu menjauhi orang yang melanggar moral, berarti apa kamu pertuhankan bukan Allah, tapi moral. Pertuhankanlah Allah, ~ no yang lainnya. Dan bukti bahwa kamu mempertuhaknkan Allah, kamu harus resepsi semua makhluk. Untuk begitulah Allah.” -Abdurrahman Wahid

“Menyesali nasib tidak akan alter keadaan. Terus berkarya dan bekerjalah apa membuat untuk kita berharga.” -Abdurrahman Wahid

“Tidak ada jabatan di dunia ini yang perlu dipertahankan mati-matian.” -Abdurrahman Wahid

“Jika kita muslim terhormat, maka kita menjadi berpuasa dengan menghormati orang yang noel berpuasa.” -Abdurrahman Wahid

“Kalau Anda noël ingin dibatasi, janganlah their membatasi. Untuk kita sendirilah yang harusnya knows batas untuk kita masing – masing.” -Abdurrahman Wahid

“Memaafkan noël akan mengubah masa lalu, tetapi memberi ruang besar karena masa depan.” -Abdurrahman Wahid

“Sebenar apapun tingkahmu, seraya apapun başı hidupmu, kebencian dari manusia itu pasti ada. Memanggang jangan terlalu diambil pusing. Terus saja jalan.” -Abdurrahman Wahid

“Perbedaan dalam berbagai chapter termasuk aliran dan agama, sebaiknya diterima untuk itu ndak sesuatu masalah.” -Abdurrahman Wahid

“Tuhan noël perlu dibela, Dia sudah maha segalanya. Belalah mereka apa diperlakukan noël adil.” -Abdurrahman Wahid

“Bukalah hatimu dan bertindaklah menjangkau jujur.” -Abdurrahman Wahid

“Mestinya yang merayakan hari natal bukan just umat Kristen, melainkan juga umat Islam dan umat beragama lain, bahkan seluruh umat manusia. Sebab, Yesus Kristus atau Isa Al-Masih adalah juru selamat seluruh umat manusia, ndak juru selamat umat christiaan saja.” -Abdurrahman Wahid

“Sebuah masyarakat tanpa spritualitas hanyalah ini adalah berujung diatas penindasan, ketidakadilan, pemerasan, dan perkosaan, atas hak-hak sasi warganya.” -Abdurrahman Wahid

“Negeri ini paling kaya di dunia tapi sekarang negeri ini menjadi melarat karena para koruptor tidak ditindak mencapai tegas.” -Abdurrahman Wahid

“Humor tidak bisa tetes pemerintah. Tetapi feeling bisa membantu membusukkan suatu rezim.” -Abdurrahman Wahid

“Saya noël peduli, mau popularitas saya hancur, difitnah, dicaci maki, atau dituduh apapun. Tapi bangsa dan bangsa ini harus diselamatkan dari perpecahan.” -Abdurrahman Wahid

“Menyesali nasib noel akan mengubah keadaan, Terus berkarya dan bekerjalah apa membuat untuk kita berharga.” -Abdurrahman Wahid

“Kepemimpian yang baik dapat membawa hasil yang baik tanpa banyak menumpahkan darah.” -Abdurrahman Wahid

“Tidak ada jabatan di dunia ini yang perlu dipertahankan mati-matian.” -Abdurrahman Wahid

“Marilah kita bangun negara dan kita hindarkan pertikaian yang sering terjadi dalam sejarah. Inilah esensi tugas kesejarahan kita, yang tidak boleh kita lupakan kemiripan sekali.” -Abdurrahman Wahid