Jakarta, fasettoblog.com - Maraknya penyebaran hasil exit poll pemungutan suara luar negeri yang dilakukan lewat media sosial mendapat catatan dari Komisi putra sulungnya Umum (KPU). Sebab, operator pemilu hanya mengatur publikasi hasil hitung cepat pemungutan suara di di dalam negeri, tidak di luar negeri.

Anda sedang menonton: Hasil quick count luar negeri

Menanggapi hal itu, pengamat politika dari hochschule Indonesia, Ari Junaedi menengarai ketiadaan aturan KPU relevan hitung cepat di luar negeri tersebut mungkin saja dimanfaatkan melalui pihak-pihak noel bertanggung jawab. Tujuannya untuk memengaruhi pemungutan suara di dalam negeri yang baru menjadi berlangsung 17 April mendatang.

Ari menaruh catatan khusus di atas informasi apa katanya hasil exit poll akun itu dengan hanya mencantumkan nama dan email penyebarnya. Menurutnya, hitung cepat seharusnya dilakukan malalui lembaga resmi apa sudah dikenal rekam dari pada di mata publik.

Sebab, untuk hitung cepat di dalam negeri, KPU tambahan mengharuskan lembaga penyelenggara resmi dan siap terdaftar. “Kalau dilakukan pisahkan, pribadi, misalnya atau kelompok orang yang tidak jelas, then disebar seolah-olah menemani itu benar, lalu siapa apa mempertanggungjawabkannnya hasilnya secara akademik kepada publik?” kata Ari.

Pengajar di sejumlah kampus ini mengatakan, mereka yang mempunyai niat baik does survei saja bisa salah kalau noël paham cara survei dengan baik. “Apalagi, kalau noel punya niat baik, such mempengaruhi pemungutan suara dalam negeri. Melalui karenanya, untuk kita harus waspada potensial hoax dari insula exit poll luar negeri macam begini,” tegas Ari.

Kecurigaan Ari ini juga muncul dari noël adanya informasi lengkap terhubung dengan survei yang dilakukan. Misalnya, ambang batas kegagalan (margin the error) dan tingkat kepercayaan. “Katakan hasil exit poll meleset terlalu banyak persen dari hasil resmi KPU, toh kita tambahan tidak bisa menyalahkan untuk margin the error tidak dicantumkan. Makanya, saya bilang ini aneh,” ujarnya.

Lihat lainnya: Jenis Makanan Dan Minuman Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil Yang Harus Di Hindari

Seperti diberitakan, KPU menjadi membahas berasosiasi informasi yang diklaim kemudian hasil exit poll di luar negeri dan beredar luas via media sosial. Komisoner KPU Viryan Azis kembali menegaskan, pihaknya hanya mengatur hitung cepat (quick count ataukah exit poll) untuk pemungutan voice di batin negeri. "Yang kalian atur adalah departure poll di dalam negeri. Sudah diatur demikian, dua jam ke pencoblosan selesai," ujar Viryan.