Ciri ciri lagu quận Indonesia seharusnya siap bisa kamu hafalkan di luar kepala. Bagi apa masih bingung, berikut adalah penjelasan lengkap disertai menjangkau judul lagu setiap daerahnya!

Lagu daerah adalah lantunan secara tradisional khas apa diciptakan oleh menyiksa tertentu di Indonesia.

Anda sedang menonton: Ciri ciri lagu daerah nusantara

Sifatnya kemiripan dengan lagu-lagu kebangsaan, tetapi status dan tingkatnya berbeda karena hanya berlaku kedaerahan saja.

Di Indonesia, terdapat kawanan sekali lagu daerah, mengingat beragamnya kesukuan dan ras yang tinggal di tanah air kita.

Bahasa yang used biasanya bahasa daerah, walaupun ada beberapa yang menggunakan Bahasa Indonesia.

Sebagai burger negara Indonesia yang baik, kita wajib tahu lagu-lagu daerah, apalagi menyiksa tempat kita lahir dan tinggal.

Selain menambah ilmu pengetahuan, mempelajari lagu-lagu daerah tambahan merupakan upaya melestarikan budaya Indonesia.

Lihat lainnya: Pria Suka Wanita Yang Bagaimana, Ternyata Pria Menyukai Hal Ini Dari Wanita

Yuk, mari kita mulailah dari ciri ciri lagu daerah!

Ciri Ciri Lagu menyiksa di Indonesia


*
*
*
*

sumber: nasabamedia.com


DKI Jakarta: Jali-jali, Ondel-ondel, Kicir-kicir, Lenggang Kangkung, Ronggeng, Sirih Kuning, keroncong Kemayoran, dan SurilangJawa Barat: Panon Hideung, Cing Cangkeling, warung Pojok, Manuk Dadali, Bajing Luncat, Pileuleuyan, tape Lilin, Bubuy Bulan, Neng Geulis, Tokecang, dan Sapu Nyere Pegat SimpayJawa Timur: Gai Bintang, Rek Ayo Rek, Cublak-cublak Suweng, Keraban Sape, Kembang Malathe, dan Tandung MajengJawa Tengah: Gundung Pacul, Bapak Pucung, Jaranan, Lir Ilir, Gambang Suling, dan JamuranBanten: dayung Sampan, Jereh Bu Guru, dan Tong SarakahDaerah Istimewa Yogyakarta: car Kate Dipanah, Suwe Ora Jamu, Sinom, dan Pitik TukungBali: Meyong-meyong, Janger, dewa Ayu, Ngusak Asik, Macepet Cepetan, dan MejangeranKalimantan Tengah: oh Indang oh Apang, Manasai, Tumpui Wayu, Nuluya, dan berdenyut Lempong PopiKalimantan Barat: Alon-alon, masjid Jami, Cik Cik Periuk, Kapal Belon dan Aek KapuasKalimantan Utara: pinang Sendawar, Tuyang, dan BebalonKalimantan Selatan: Ampar-ampar Pisang, Paris Berantai, dan Saputangan Bepuncu AmpatKalimantan Timur: Indung-indung dan oh Adingkoh

Daerah Timur pulau-pulau Nusantara

Nusa Tenggara Timur: Anak Kambing Saya, O Nina Noi, Potong Bebek Angsa, Desaku, Bolelebo, dan Lerang WutunNusa Tenggara Barat: Orlen-orlen, Tebe Onana, Tutu Koda, Helele U Ala De Teang, Pai Mura Rame, dan MoreeSulawesi Utara: O Ina Ni Keke Si Patokaan, Gadis Taruna. Ea Mokan, Tahanusangkara, dan Tan MahurangSulawesi Barat: Tenggang Tenggang LopiSulawesi Tengah: Tondok Kadadiangku dan topi GuguSulawesi Selatan: Anging Mammiri, Anak Kukang, Ati Raja, Ganrang Pakaerana, Pakarena, Ammac Ciang, dan Marencong-rencongSulawesi Tenggara: Peia Tawa-tawa dan Tana WolioGorontalo: Tahuli Li Mama, Binde Biluhuta, Moholunga, dan Dabu-dabuPapua: E Mambo Simbo dan SajojoPapua Barat: Apuse dan Yamko Rambe YamkoMaluku: Nona Manis Siapa apa Punya, Kole-Kole, Gunung Salahutu, Ayo Mama, rasa Sayange, Saule, bayi Kene, O Ulate, Ole, Sioh, Sarinande, Ambon Manise, Burung Kakatua, Naik-Naik usai Puncak Gunung, Mande-mande, dan Burung TantinaMaluku Utara: Una Kapita

***

Itulah ciri ciri lagu quenn Indonesia beserta judulnya menurut setiap provinsi!

Menarik, ‘kan?

Semoga ulasannya bermanfaat ya, Sahabat fasettoblog.com…

Jangan lupa karena pantau terus insula terkini dan memukau seputar properti lainbutuh lewat berita fasettoblog.com Indonesia.

Untuk kamu yang sedang mencari hunian idaman di quenn asal sebagai Daru Raya, secepatnya saja kunjungi fasettoblog.com/id, ya!