Di ranah media sosial ataupun di kehidupan sehari-hari, kita acap kali kata sandi atau dengar kata bully.

Anda sedang menonton: Arti kata bully dalam bahasa indonesia

Tak dapat dipungkiri bahwa kata ini begitu populer batin masyarakat Indonesia.

Contoh kalimat:

Mas Bagus noël mau pergi setelah sekolah karena sering di-bully melalui teman-temannya.

Sejatinya, bully adalah kata yang berasal dari bahasa Inggris. Mungkin saat ini banyak orang noel begitu mengerti maafkan saya terjemahan kata bully di dalam Bahasa Indonesia.

Menurut Olweus (1993; dalam Anesty, 2009) memberikan contoh tindakan negatif yang termasuk batin bullying antara lain:


Mengatakan hal yang tak menyenangkan ataupun panggilan seseorang mencapai julukan yang buruk; Mengabaikan atau mengucilkan seseorang dari suatu kelompok untuk sebuah tujuan; Memukul, menendang, menjegal atau menyakiti orang lain secara fisik; Mengatakan kebohongan atau rumor yang noel benar mengenai seseorang atau making orang lain noel menyukai seseorang dan hal-hal semacamnya.

Merujuk di ~ Kamus Bahasa Indonesia usai Inggris, konotasi kata bully di dalam bahasa Indonesia adalah perundungan.

Jadi dapat disimpulkan bahwa arti kata bully adalah rundung, sedangkan perundungan adalah bullying. Penggunaan kata perundungan sepertinya noël begitu populer batin masyarakat Indonesia. Khususnya sosial awam. Chapter tersebut dapat dibuktikan dengan tidak banyak/tidak ada media berita populer benefit kata tersebut.

Menurut Kamus terlalu tinggi Bahasa Indonesia edisi ke-5, kata rundung memiliki arti kemudian berikut:


.
run.dung , me.run.dung v (1) mengganggu; mengusik terus-menerus; menyusahkan: anak itu ~ ayahnya, meminta dibelikan sepeda baru; (2) menimpa (tt kecelakaan, bencana, kesusahan, dsb): ia tabah atas kemalangan yg telah ~ nya

Perundungan artinya suatu perlakuan apa mengganggu, mengusik terus-menerus dan juga menyusahkan. Kata perundungan memang tampak aneh bagi saya-mungkin untuk jarang mendengarnya-dan jarang digunakan dalam dialog bahasa Indonesia di dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari. Jikalau dipaksakan pun kelihatannya kurang elok atau kurang enak suara di telinga kita. Terbandingkan ini just masalah selera pada india manusia.

Apakah kita sesuai terus-menerus menggunakannya batin teks ataupun dianalogikan bahasa Indonesia? Apalagi kata mem-bully dan di-bully telah mencampur imbuhan bahasa Indonesia mencapai kosa kata bahasa asing.

Dalam Kamus terlalu tinggi Bahasa Indonesia juga tidak saya temukan pintu masuk kata bully. Ya saya noël terkejut karena kata tersebut memang bukanlah kata di dalam bahasa Indonesia.

Kata serapan atau biasa disebut mencapai kata pungutan atau untuk meminjamkan yaitu kata-kata yang berasal dari bahasa asing yang telah terintegrasi ke dalam bahasa Indonesia dan telah diterima diskursif oleh sosial umum.

Di Indonesia penyerapan kata didasarkan di atas pendengaran dan hasilnya ditulis mencapai huruf yang dianggap paling dekat dengan bunyi vokal atau konsonan Indonesia. Misalnya amateur (bahasa Belanda) yang menjadi amatir, boetiek yang were butik, docent yang dulu dosen.

Lalu what mungkin kita membutuhkan kata melecehkan baru karena kata bully dulu buli yang kemudian disahkan dulu kata bahasa Indonesia apa resmi?

Saya pikir noël perlu. Untuk bahasa Indonesia adalah bahasa apa kaya. Kita hanya perlu menggunakan padanan kata apa sudah ada saja, dan melakukan upaya menyeringkan benefit padanan kata tersebut batin percakapan sehari-hari atau tulisan di blog atau di media sosial Anda. Baca juga: Dari prasasti ini, mana apa benar benar ejaan baku Bahasa Indonesia?

Nah, sekarang buat mengurangi kerancuan kata bully tersebut, alangkah baiknya apabila untuk kita telaah lebih batin lagi.

Menurut almarhum Anton M Moeliono, Pereksa Bahasa, Guru terlalu tinggi Emeritus Univeritas Indonesia. Kata bully dan bullying kait makna merisak ‘menakuti atau menyakiti orang yang lebih lemah.’ (2011)

Menemui kata merisak tersebut–yang luaran kata radikal risak–, then saya mencoba mencari kata tersebut di Kamus terlalu tinggi Bahasa Indonesia. Dan mengeksplorasi hasil kemudian berikut:


risakri.sak , me.ri.sak v mengusik; mengganggu: mereka tidak putus-putusnya ~ ku dng berbagai-bagai olok-olokan

Masih menurut Anton M Moeliono..

Kita noël mengenal kosakata Indonesia karena, menurut cerita terakhir, 50 persen dari sekolah radikal dan 35 persen dari sekolahnya lanjutan duluan pemerintah noël memiliki koleksi pustaka, dan kamus noël disertakan berperan dalam proses belajar-mengajar bahasa.

Sedangkan di dalam jajak pendapat apa dilangsungkan oleh ivan Lanin, Wikipediawan pencinta bahasa Indonesia, di media sosial Twitter, pada lima 2015, yang diikuti kurang lebih 243 netizen, beliau melontarkan pertanyaan such berikut:

Mana apa tampak lebih pas seperti padanan “mem-bully” dan “di-bully”?A. merisak, dirisakB. merundung, dirundung

Dan hasilnya adalah, sebanyak 62% koresponden pilihan “merisak, dirisak”, sisanya apa 38%” pilihan “merundung, dirundung”.

*

Akhirnya beliau memberikan ikhtisar..

Dua kata yg bersaing sbg padanan “(to) bully”: merisak dan merundung. Saya menyeleksi merisak, dirisak, dan perisak.

Kesimpulan

Arti bully batin kata bahasa Indonesia yang paling tepat adalah merisak.Contoh kalimat:

* Mbak Ayu noel mau pergi setelah kantor karena sering dirisak melalui teman-temannya.

* Pak Budi pribadi hobi merisak tokoh-tokoh politik di dunia maya.

Penutup

Dewasa ini kawanan kata-kata baru apa bermunculan di kronologi kita. Banyak dari kita bisa tak peduli. Beberapa apa lain bisa senang karena perbendaharaan kata Indonesia bertambah, dan banyak orang apa lain khawatir untuk bahasa Indonesia asli bisa akan punah buat terkaman bahasa serapan ataupun serbuan bahasa alay.

Lihat lainnya: Kumpulan Berita Terbaru Goo Hye Sun Terbaru Hari Ini, Kumpulan Berita Goo Hye Sun Terbaru Hari Ini

Kepunahan sebuah bahasa adalah punah sebuah budaya dan also kepunahan sebuah peradaban.

Akhir kata, lokasi saya disini bukan ahli bahasa, saya hanya seorang yang senang mempelajari hal-hal baru juga belajar dan merangkum apa saja yang telah saya pelajari. Semoga bermanfaat. Mohon koreksi jikalau ada kegagalan