fasettoblog.fasettoblog.comm,Sunnah akikah diatas dasarnya adalah sunnah apa dianjurkan kepada orang tua untuk anaknya. Namun, bagaimana itu? jika orang basi belum sempat melaksanakan akikah hingga anak-anaknya dewasa? Bolehkan sang anak does sunnah akikah karena dirinya sendiri?


Para ulama juga berbeda pendapat mengenai masalah does akikah untuk diri sendiri usai dewasa jika belum diakikahkan pada times kecil. Sebagian ulama berpendapat, noël disunahkan bagi seseorang karena mengakikahkan dirinya personally ketika cantik dewasa karena tidak ada dalil sahih apa menunjukkan disyariatkannya seseorang karena mengakikahkan dirinya ke dewasa. Ini adalah pendapat mazhab Maliki dan deviasi satu riwayat dari Imam Ahmad.

Anda sedang menonton: Aqiqah anak tapi orang tuanya belum


Sedangkan, sebagian apa lain berpendapat, disunahkan bagi orang apa belum diakikahkan pada times kecil untuk mengakikahkan dirinya sendiri selama telah dewasa.

Pendapat ini adalah pendapat Atha’, Hasan al-Basri, Muhammad bin Sirin, Imam Syafi’i, Al Qafal Al Syasi dari mazhab Syafi’i, dan deviasi satu riwayat dari Imam Ahmad. Imam Syafi’i mengatakan, jika akikah itu noël dilakukan sampai anak baligh, akikah itu noel lagi disunnahkan bagi anak apa ingin diakikahkan tersebut. Namun, jika ia dicari mengakikahkan dirinya sendiri, akun itu dibolehkan.

batin kitabnya Al Masail, Al Maimuni meminta kepada Imam Ahmad, “Jika orang belum diakikahkan, apakah boleh dia akikah karena diri sendiri ketika dewasa?” Kemudian, ia suku riwayat akikah karena orang kematangan dan ia dhaifkan. Saya lanskap bahwasanya Imam Ahmad asumsi baik, jika seseorang belum diakikahkan sewaktu kecil agar melakukan akikah sendiri usai dewasa. Imam Ahmad berkata, “Jika ada orang yang melaksanakannya, saya tidak membencinya.”

Mereka berlandaskan diatas hadis Anas RA yang meriwayatkan bahwa Nabi witnessed mengakikahkan dirinya setelah diutus such nabi. (HR Baihaqi, Thabrani, dan Al Bazzar). Namun, menurut kerumunan ulama hadis, termasuk al-Bazzar dan Baihaqi yang juga meriwayatkan hadis ini, hadis ini dhaif untuk adanya Abdullah bin Muharrir.

Namun, hadis ini juga diriwayatkan dari cara sanad lain, yaitu dari Abdullah bin al-Mutsanna bin Anas dari Tsumamah bin Anas dari Anas, apa membuat sebagian ulama asumsi hadis ini hasan li ghairihi, kemudian Syekh Albani dan Imam Al Haitsami.

Kebanyakan ulama di atas zaman ini lebih pilihan pendapat kedua untuk meskipun hadis yang menjadi landasan pendapat menemani itu kurang kuat, dalil apa melarang tambahan tidak ada, dan crowd tabi’in yang melakukannya, such Atha`, Hasan al-Basri, dan Muhammad bin Sirin.

Lihat lainnya: Rendang Makanan Terlezat Di Dunia, 4 Tahun Berturut

Dan, akikah adalah suatu amalan sunnah muakkadah atau yang sangat ditekankan karena dilakukan. Maka, tidak apa-apa bagi seseorang buat mengakikahkan dirinya personally jika dia tahu bahwa people tuanya belum mengakikahkannya, tetapi ia juga tidak berdosa jika tidak melakukannya.