Jakarta -

Amar makruf nahi mungkar dalam istilah fiqh disebut mencapai al Hisbah. Perintah apa ditujukan kepada semua masyarakat buat mengajak ataukah menganjurkan tua kebaikan dan mencegah basi buruk.

Anda sedang menonton: Amar ma’ruf nahi munkar

Bagi umat Islam, amar makruf nahi mungkar adalah wajib, sebab syariat Islam memang menempatkannya diatas hukum dengan kadarnya wajib. Dan siapa pun dari kita apa meninggalkannya, maka kita ini adalah berdosa dan mendapatkan hukuman berupa siksa yang sangat pedih dan menyakitkan.

Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis berikut:


"Hendaklah kamu beramar makruf (menyuruh berbuat baik) dan benahi mungkar (melarang berbuat jahat). Kalau tidak, maka Allah akan menguasakan atasmu orang-orang yang paling jahat di antara kamu, kemudian orang-orang yang baik-baik middle kamu berdoa dan tidak dikabulkan (doa mereka)." (HR. Abu Dzar).


Baca juga: Hadits kyung Akhlak dan Kejujuran serta Keutamaannya

Selain itu, amar makruf nahi mungkar merupakan prinsip radikal agama Islam yang harus dilakukan melalui setiap muslim.

Hal tersebut benar dengan firman Allah SWT di dalam al-Qur"an:

وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى ٱلْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ ۚ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ

Artinya: "Dan hendaklah ada tengah kamu segolongan umat apa menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma"ruf dan menghindari dari apa munkar; merekalah orang-orang yang beruntung." (QS. Ali Imran: 104)

Dalam ayat lain, Allah SWT juga memerintahkan amar makruf nahi mungkar, karena perilaku ini merupakan perbuatan yang dapat memberikan menggunakan bagi pelakunya. Allah SWT berfirman:

ٱلَّذِينَ يَتَّبِعُونَ ٱلرَّسُولَ ٱلنَّبِىَّ ٱلْأُمِّىَّ ٱلَّذِى يَجِدُونَهُۥ مَكْتُوبًا عِندَهُمْ فِى ٱلتَّوْرَىٰةِ وَٱلْإِنجِيلِ يَأْمُرُهُم بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنْهَىٰهُمْ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَيُحِلُّ لَهُمُ ٱلطَّيِّبَٰتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ ٱلْخَبَٰٓئِثَ وَيَضَعُ عَنْهُمْ إِصْرَهُمْ وَٱلْأَغْلَٰلَ ٱلَّتِى كَانَتْ عَلَيْهِمْ ۚ فَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ بِهِۦ وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ وَٱتَّبَعُوا۟ ٱلنُّورَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ مَعَهُۥٓ ۙ أُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ

Artinya: "(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka sulit tertulis di di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, apa menyuruh mereka mengerjakan apa ma"ruf dan tergantung mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala apa baik dan mengharamkan bagi mereka segala apa buruk dan membuang their beban-beban dan belenggu-belenggu apa ada di atas mereka. Maka orang-orang apa beriman kepadanya. Memuliakannya, menolongnya dan diikuti cahaya yang terang apa diturunkan kepadanya (Al Quran), mereka itulah orang-orang apa beruntung." (QS al-A"raaf: 157).

Lihat lainnya: Download Rpp Pkn Kelas 3 Sd, Rpp Tematik Kelas 3 Sd Semester 2

Perintah amar makruf nahi mungkar juga banyak dijelaskan dalam hadits. Deviasi satunya adalah hadist dari Abi stated al-Khudri:

"Siapa apa melihat kemungkaran maka ubahlah menjangkau tangannya, jika noël mampu maka ubahlah dengan lisannya, jika tidak mampu maka (tolaklah) mencapai hatinya dan bab tersebut adalah selemah-lemahnya iman." (HR. Muslim).


Dalam hadis lain, di dalam Shahih Muslim dari Abdullah bin Mas"ud Ra, Rasulullah saw bersabda:

"Tidaklah seorang Nabi pun apa Allah Ta"ala utus di suatu umat sebelumku, kecuali pribadi pengikut-pengikut setia dan sahabat-sahabat. Mereka menangkap sunnahnya dan diikuti perintahnya. Kemudian, mendatangi generasi-generasi setelahnya yang mengatakan hal yang noel mereka tidak dan noël diperintahkan. Maka, barang siapa memerangi mereka mencapai tangannya maka ia adalah mukmin. Dan, barang siapa memerangi mereka menjangkau lisannya maka ia adalah mukmin. Dan, barang siapa memerangi mereka mencapai hatinya maka ia adalah mukmin. Dan, noël pernah ada di belakang itu segenap keimanan sebesar benih atom."